Ini ada tulisan dari blog tetangga tentang Symphonesia
=======
SYMPHONESIA: CARA KAMI BERCERITA TENTANG INDONESIA
Cerita apa yang kamu tahu tentang Indonesia?
Cerita tentang nyiur yang melambai di tepian pantai. Cerita tentang beragam motif batik yang mewarnai nusantara. Cerita tentang politisi yang berusaha saling mencekik di Senayan. Cerita tentang mahasiswa yang peduli bangsa. Cerita tentang, tentang apapun itu.
Apa yang kamu tahu? Apa kamu peduli?
Teman-teman saya di Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Unpad mungkin tidak tahu terlalu banyak. Tapi mereka peduli. Karena itu, mereka menciptakan Symphonesia.
Symphonesia, atau Symphony of Indonesia (entah kenapa harus pakai bahasa Inggris), sebagai sebuah konsep adalah usaha nyaris putus asa untuk mengatakan, “Mahasiswa juga bisa menari Sunda” (atau menari Saman, atau menyinden Jawa, atau berpantun Melayu, atau yang lainnya) Jadi, alih-alih mengikuti kesuksesan konser jazz yang banyak diadakan di kampus-kampus, mereka menciptakan rangkaian acara tematik di atas tonggak kecintaan pada Indonesia, terutama pada budayanya. Indonesia kita ini kaya!
Ini bukan perkara mudah. Himpunan kami bukan organisasi dengan uang melimpah. Untuk membiayai acara yang lumayan besar ini (detail akan ditulis di bawah), teman-teman saya harus jumpalitan untuk mencari perusahaan yang mau dan peduli untuk menjadi sponsor. Sejak semester genap tahun kemarin, panitia sudah mulai menyebar proposal ke berbagai perusahaan: Bank Jabar, XL, Bank Indonesia, Nestle, Telkom, Pertamina, Unilever, Nyonya Meneer, Sido Muncul, dan lain-lain. Tapiiiii…. tidak ada yang bersedia menjadi sponsor. Waktu saya tanya ke teman yang divisi marketing Symphonesia, dia hanya jawab, “pusing aing“
Untungnya, mereka bukan orang lembek yang gampang menyerah. Ditolak satu, buat mereka tinggal cari lagi seribu. Ditolak seribu… baru pikir-pikir sambil meraung-raung. Kalau ditolak terus sudah bukan sekedar”pusing aing” lagi soalnya. Alhamdulillah, setelah usaha keras sambil praktik diplomasi + negosiasi, sponsor perlahan-lahan bertambah. Sampoerna, indosat, sosro, TBI, ardan radio, pikiran rakyat bersedia menjadi sponsor. Dan, tiba-tiba ada donatur yang bersedia menambahkan dana dengan jumlah yang cukup besar bagi acaara ini. Keajaiban? Bagi saya itu adalah hasil kerja keras. Demi budaya bangsa, sedikit lelah bukan masalah.
Dana yang dibutuhkan memang belum terpenuhi semuanya. Tapi mereka tetap berusaha. Dan, biarlah saya berhenti membuat kamu semua bosan dengan uraian saya tentang acara ini. Yang paling tahu tetap panitia, saya hanya simpatisan yang sesekali nimbrung. Ini saya kutipkan deskripsi Symphonesia yang saya ambil dari Facebook:
SYMPHONESIA (Symphony of Indonesia) merupakan suatu rangkaian acara yang berlangsung pada :
Sabtu, 22 November 2008
at Klinik Padjadjaran Jatinangor
Bakti Sosial :
1. Sunatan Massal;
2. Donor Darah;
3. Pelayanan Kesehatan.Minggu, 23 November 2008
at Simpang Dago, Riau & Lapangan Gazibu
Street Campaign : BandungSenin, 24 November 2008
at Jatos, Kampus Unpad Jatinangor & Dipati Ukur
Street Campaign : JatinangorJumat, 28 November 2008
from Jatinangor to Bandung
Street Campaign : Konvoi & Parade Sepeda OnthelSabtu, 29 November 2008
at Sasana Budaya Ganesha (Sabuga)
terbagi menjadi dua sesi acara :Session 1 : 08.30am – 12.00pm
Talkshow “a Challenge to Save Our Heritage”
Keynote Speakers :
- Albertina Fransisca Mailoa, Puteri Pariwisata Indonesia 2008
- Tisna Sanjaya, Drs., MSc., Budayawan Jawa Barat
- Huala Adolf, SH., M.Sc., Phd., Dosen Fakultas Hukum Unpad, Penulis Buku Hukum Kontrak Internasional
- Asianto Sinambela, Director for Trade Industry and Intellectual Property Department of Foreign Affair+ Moderator : Iqbal Nurman, Jajaka Jawa Barat 2008
> HTM : Free
Sebagai bentuk nyata kepedulian SYMPHONESIA dalam membentuk kearifan lokal guna menjaga dan melindungi budaya bangsa akan diwujudkan dengan memberikan setengah dari keuntungan atau profit yang didapat jika acara ini berhasil ke :
Taman Budaya Jawa Barat
Jalan Bukit Dago Selatan No. 53 A
Bandung, 40135Session 2 : 01.00pm – 11.00pm
1. Pameran & Pengumuman Pemenang Lomba Poster;
2. Pojokan Foto;
3. Bazaar “Jalangkung” (Jajanan Laris Ngabibita Ka Urang Bandung);
4. Konser
with Special Performances from :
- Maliq & D’essentials
- Mocca
- Sore
- Closehead
- Disco Ethnic Percussion
- Udjo Arumba (Saung Angklung Udjo)
- Harry Roesly Foundation
- Shinobi
- Newride
- 24 Hours Service
- Under My Pillow
- 1900 Yesterday
- The Moms Berdarah
- Natya Nataraja GGM (Bali Dance Performance)
- IPDN Culture Performances
- Saman HI Unpad
- UPBM Unpad
- Band Audisi+ MC : Fitri Tropica
> HTM : Rp 30.000,- (include Fruit Tea Pouch)