
To survive in today’s world, you need answer to the tough questions… “How can I make our planet more livable?
[Dikutip dari W. Raymond Duncan, Barbara Jancar-Webster, dan Bob Switky (2003) World Politics in the 21st Century. (New York et al: Longman. Halaman 1)]
Sudah ada yang nemu jawabannya?
& Komentar
Juli 8, 2008 pukul 9:51 am
dit, tolong sadar ama diri kamu yang buanyak menimbun lemak. lihat foto anak diatas… menderita kan!!!!
jangan buanyak makan ya, kurangin junk food, makanan bersantan, kolesterol, gorengan… dll
inget, slain menjaga kesehatan, kita juga bisa ikut mrasakan temen2 kita yang tidak beruntung seperti foto yang diatas. ckckckck, jadi inget artikel poverty, develompent and hunger (caroline thomas)…
Juli 15, 2008 pukul 4:05 am
hmmmph….at the end of the day, we will find the answer, the real question is whether we have the will to act upon it….mestinya PNMHII, MPHI, dan semua seminar2 di hotel mewah itu menghasilkan sesuatu, bukan? setidaknya wacana untuk ditindaklanjuti (atau dilupakan setelah mendapat sertifikat)…btw…asik sekarang ada blog hima…selamat ya!!! jangan lupa diisi gosip2 seputar HIMA biar ramenya ga di circle of elit aja
CU
Juli 28, 2008 pukul 4:24 am
@anggalia
for our own sake, i truly hope you’re right. Its easier to become skeptical these days (INI ADALAH KATA2 PRIBADI, TIDAK MENCERMINKAN SIKAP HIMAHI FISIP UNPAD)
Agustus 3, 2008 pukul 3:10 pm
wow, maaf baru baca…(wir)
anyway simple..tp keren…
Agustus 4, 2008 pukul 7:04 am
jangan terkonstruksi dengan sebuah kebohongan besar..
”satu kebohongan terbesar dalam sejarah umat manusia” yaitu FEAR (rasa takut). Sebuah konstruksi sosial yang sangat jahat bahwa ”tidak ada cukup lahan, air, makanan dan sumber daya alam lainnya untuk seluruh umat manusia”.
bumi always livable, tuhan menjaga rizki manusianya, its just about us, not world…
Agustus 8, 2008 pukul 2:38 pm
@ardi
hehehe.. di setuju juga sih masalah ‘yang salah manusia’. Tapi di, kalo pernyataanmu disambungin ma pertanyaan ‘how to make the world more livable?’ barusan dengan semena-mena..
bisa disimpulkan bahwa yang harus ditambahkan supaya dunia lebih baik adalah usaha pengurangan umat manusia yang serakah
Agustus 30, 2008 pukul 2:49 pm
I agree with Teh Anggi.
Action is the best talk!
kali ini setuju buat iklan rokok:
“TALK LESS, DO MORE”
start from ourselves and make our world livable.
start from our own environment.
Bangga euy ma nih situs!